Artikel ini sengaja kami tulis dan kami publish semestinya pada akhir bulan puasa sebagai perenungan buat kita semua terutama yang akan pulang kampung alias mudik. Ketika kita pulang nanti cobalah berfikir sejenak di tengah-tengah kegembiraan anda bisa berkumpul dengan sanak saudara. Coba perhatikan sejenak ke sekeliling atau kalau perlu menuju ke belakang rumah, masih adakah ternak yang kita lihat sewaktu kecil dulu?. Masih adakah suara kokok sang jago yang memecah kesunyian malam, atau bunyi anak ayam yang sedang mencari induknya, atau suara sapi yang menggema karena lapar atau sesuatu hal?
Artikel Unggulan
Kembalilah ‘Teman’, Peternakan Masih Menjanjikan
- Hits: 1495
Tak terasa juga, lama rupanya kami telah meninggalkan bangku kuliah, berarti sepanjang waktu itu pula kami telah berpisah dengan rekan-rekan yang dulunya bersama-sama menimba ilmu peternakan di fakultas peternakan Universitas Brawijaya. Kenangan manis bersama rekan semua tidak akan pernah terlupakan mulai diskusi bersama, lembur tugas bersama, praktikum, magang, praktek kerja lapang, kuliah kerja nyata, penelitian sampai main futsal bersama. Tapi semua itu tinggal kenangan tapi ada keinginan bahwa kenangan itu bisa terulang kembali.
Evaluasi Keberhasilan Usaha Peternakan Anda!
- Hits: 718
Dalam setiap usaha, evaluasi tidak boleh dilupakan apalagi sengaja dilupakan. Tujuan evaluasi adalah untuk meninjau ulang semua kegiatan yang telah dilakukan dan hasil yang telah diraih. Kegiatan evaluasi bisa dilakukan secara harian, mingguan, bulanan, atau tahunan tergantung dari jenis evaluasinya. Evaluasi harian biasanya berkaitan erat dengan kegiatan atau aktifitas di kandang yang biasa dilakukan sehari-hari. Evaluasi mingguan merupakan kelanjutan dari evaluasi harian yang dibarengi dengan kegiatan pengontrolan terhadap perkembangan ternak seperti tingkat kematian, konsumsi pakan, pertambahan berat badan, dan kalau diterapkan untuk ternak yang sudah produksi maka parameter yang diukur biasanya rerata produksi harian. Evaluasi tahunan lebih mengarah kepada factor financial (keuangan) yang akan menjadi acuan untuk membuat keputusan untuk melanjutkan usaha, meningkatkan skala usaha atau bahkan menghentikan usaha.
Modal untuk Memulai Beternak
- Hits: 666
Modal merupakan faktor penting ke dua setelah niat untuk memulai usaha sudah ada. Dengan modal dapat pula kita menentukan besar kecilnya usaha yang akan dijalankan. Dan dengan modal pula dapat diketahui kekuatan usaha yang akan kita jalankan sebelum melakukan persaingan bisnis dengan orang lain. Akan tetapi perlu diingat, modal bukanlan segalanya. Karena ada usaha yang bisa berjalan dengan modal minim alias modal seadanya bahkan ada usaha yang bisa berjalan dengan modal orang lain. Untuk itu dalam kesempatan kali ini, kami akan memaparkan sedikit jenis-jenis modal atau sumber-sumber modal dalam memulai usaha. Semoga bermanfaat.
Potret Peternakan Kita
- Hits: 394
Ada anekdot yang berkembang, mengapa usaha penggemukan sapi di Indonesia hasilnya kurang sesuai harapan dan tidak seperti industri penggemukan sapi di negara-negara penghasil daging seperti Australia atau lainnya? Salah satu jawaban singkat yang beredar pula adalah karena pakan sapi bersaing dengan makanan manusia. Bagaimana tidak, kita ambil contoh tempe menjos (tempe bongkrek, menjes, atau apalah nama lainnya) yang dulunya hanya dipakai sebagai bahan pakan sapi sekarang malah menjadi salah satu makanan pelengkap gorengan yang banyak dijual dipinggir jalan. Kreasi masakan dari tempe menjos pun sangat bervariasi mulai dari yang hanya sekedar di beri tepung saja sampai yang berkuah santan. Mengapa memilih menjos? Alasan klasik adalah karena harga tempe menjos sangat murah dan kalau diolah dan dijual keuntungannya berlipat-lipat.










